Aplikasi Bioteknologi Di Bidang Pangan dan Pertanian

64 views
Reading Time: 2 minutes

Aplikasi Bioteknologi Di Bidang Pangan dan Pertanian

 

Rekayasa genetika dimulai dengan teknologi kloning DNA di dala suatu plasmid bakteri. Gambaran umum bagaimana rekayasa genetika menggunakan plasmid bakteri untuk mengklon gen (DNA). Dengan teknologi ini manusia dapat melakukan perubahan komposisi bahan genetik jasad secara terarah, misalnya dengan menyisipkan gen dari jasad lain ke dalam tanaman tingkat tinggi sehingga menghasilkan tanaman transgenik. Tanaman transgenik adalah tanaman yang ke dalam komposisi bahan genetiknya telah ditambahkan seperangkat gen asing yang diisolasi dari jasad lain sehingga tanaman tersebut mempunyai kemampuan fisiologis baru yang tidak pernah ada sebelumnya di alam.

Teknologi DNA rekombinan (rekayasa genetika) merupakan terobosan teknis dalam pemuliaan jasad, termasuk tanaman tingkat tinggi, karena dilakukan pada aras molekul DNA. Dengan teknik ini dimungkinkan untuk memindahkan suatu gen dari suatu jasad ke jasad lain meskipun hubungan kekerabatannya sangat jauh. Sebagai contoh, sekarang telah banyak tanaman transgenik yang membawa gen-gen dari bakteri, virus, atau dari tanaman lain yang jarak hubungan kekerabatannya tidak memungkinkan dilakukan persilangan konvensional. Kelebihan utama penggunaan teknologi DNA rekombinan untuk pemuliaan tanaman adalah dimungkinkannya melakukan penyisipan gen asing dari jasad apapun ke dalam tanaman serta modifikasi genetik pada genom tanaman secara terarah. Hal ini memungkinkan para pemulia tanaman untuk memprediksikan sifat-sifat baru yang akan muncul pada tanaman hasil rekayasa genetik tersebut.

Rekayasa genetik pada tanaman tingkat tinggi dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu : (1) Plasmid Ti diisolasi dari bakteri Agrobacterum tumefaciens dan fragmen DNA asing diselipkan ke dalam darah T-nya dengan teknik DNA rekombinan standar, (2) Ketika plasmid rekombinan dimasukkan ke dalam sel tumbuhan yang dikulturkan, DNA T berintegrasi ke dalam DNA kromosom tumbuhan tersebut, (3) Pada saat sel tumbuhan membelah, setiap turunannya menerima satu salinan DNA T tersebut dari setiap gen asing yang dibawanya. Jika seluruh tumbuhan itu diregenerasi, semua selnya akan membawa dan mengekspreskan gen baru tersebut.

GambarĀ  : Tahapan rekayasa genetik pada pembuatan tanaman transgenik.

bioteknologi pertanian pangan DNA rekombinan

Related Post

Leave a reply