Contoh Laporan Praktikum Embriologi Hewan – Siklus Estrus

Contoh Laporan Praktikum Embriologi Hewan – Siklus Estrus

Posted on

Berikut Kami sajikan contoh Laporan Praktikum Embriologi Hewan yang dapat di download
 


 

LAPORAN RESMI

PRAKTIKUM EMBRIOLOGI HEWAN – SIKLUS ESTRUS

 

I. JUDUL : SIKLUS ESTRUS

II. TUJUAN :

  1. Membedakan sel-sel hasil apusan vagina mencit betina
  2. Menentukan tahapan siklus estrus reproduksi yang dialami oleh hewan ( mencit betina )..

III. DASAR TEORI


Siklus reproduksi adalah perubahan siklik yang terjadi pada organ reproduksi hewan betina dewasa yang tidak hamil,yang memperlihatkan korelasi antara yang satu dengan yang lain. Siklus reproduksi dimulai oleh factor pelepas dari hipotalamus,hormone gonadotropin pada mamalia dan primate dan hormone dari ovarium yang disebut siklus estrus.Sedanglan siklus reproduksi pada primate disebut dengan siklus menstruasi (Anonim.1990:155)
Pada tikus betina terdapat sepasang kandung telur.Kandung telur ini sangat kecil sekali dan sulit untuk ditemukan.Sel telur yang keluar sangat kecil berdiameter ± 0,1 mm saja. Sel telur akan keluar melalui saluran telur dan akan sampai ke uterus. Jika sel telur yang keluar dibuahi oleh sperma,sel telur menjadi embrio dalam uterus. Tikus mampu memiliki lebih dari 1 embrio,selama embrio dihubungkan dengan dinding uterus melalui suatu jaringan dan jaringan tersebut memiliki banyak pembuluh darah,zat makanan mengalir melalui pembuluh darah yang terdapat pada jaringan, Jaringan penghubung embrio dengan dinding uterus disebut plasenta. Penghubung tersebut dari induk ke embrio ( Depdikbud.1980:57).
Meskipun peristiwa fisiologis yang utama pada siklus estrus terjadi pada ovarium karena terjadi perubahan pada vagina di bawah pengaruh hormone ovarium ( hormone estrogen dan progesterone ). Teknik operasi stoakord dan papan kelias,juga long dan evarus mengamati bahwa histologist epithelium vagina tunggal,terdapat di dalam selama siklus epithelium vagina secara siklik masak dan dibangun kembali,bervariasi dalam bentuk squamosa sampai kuboid rendah.
Tipe-tipe epithelium yang mendominasi preparat apusan,memberikan apusan epithelium vagina sedang distimulasi atau tidak oleh estrogen. Siklus estrus teknik apusan vagina paling berfaedah terutama pada spesies yang memiliki siklus estrus pendek ( mencit/tikus ) (Harlita.2008:20).
Bentuk-bentuk siklus yang berakhir 4 hari,perbandingan yang seksama telah dilakukan antara morfologi ovarium dengan histologist vagina dapat mencerminkan,dan juga siklus estrus telah dibagi ke dalam tahap-tahap siklus,yaitu antara lain:

TahaplamaKeadaan ovariumTipe sel apusan vagina
EstrusSeparuh waktu seluruh siklusKorpus luteaEpitel bernukleus dan leukosit
Proestrus permukaan12 jamFolikel tumbuh cepatEpitel bernukleus
Estrus12 jamKawinKonifikasi
Akhir estrus18 jamOvulasiKonifikasi
Metestrus permulaan6 jamKorpus lutea terbentukLeukosit diantara konifikasi
diestrus22,5 jamPermukaan awal korpus fungsionalKonifikasi hilang

Usapan vagina pada siklus estrus dapat dibedakan menjadi 4 fase yaitu:

  1. Proestrus yang ditandai dengan sel epitel normal yang berinti
  2. Estrus yang ditandai dengan sel epitel yang menanduk
  3. Diestrus yang ditandai dengan epitel normal yang berleukosit
  4. Metestrus yang ditandai dengan sel epitel normal,menanduk dan berleukosit ( Sugiyarto.1996:17-22)

Bila pada siklus yang normal estrogen dihentikan,maka akan Nampak epithelium vagina dengan konifikasi mulai berkurang,gambaran sisi menghilang.Epitelium vagina secara histologist kuboid yang menanduk fase an estrus dan siklus estrus (AV.Nalhundov.1990:45).
Perubahan yang terjadi pada dinding vagina tidak begitu nyata,dibandingkan dengan yang terjadi pada dinding uterus. Namun demikian,sesuai dengan siklus ovarium pada dinding vagina,juga dapat diperhatikan perubahan yang terjadi dan keadaan ini Nampak jelas pada mencit dan tikus ( Sugiyarto.1996:21-22).
Pada kebanyakan mamalia,jika tidak ada kehamilan,ovarium dan alat kelamin tambahan mengalami perubahan dan berangsung kembali pada suasana istirahat tenang yang disebut diestrus.
Beberapa daur estrus mempunyai masa metestrus / anestrus.Ini adalah perpanjangan masa diestrus,yang setelah selesai satu daur estrus tidak segera dimulai dengan proestrus baru daur berikutnya.Masa istirahat/ non fertile berlangsung 1-2 hari,berminggu dan mencapai berbulan.Pada tikus 1-2 hari,manusia 10-15 hari dan pada anjing 40-50 hari (Wildan Yatim.1990:104-105).

Menarik Lainnya  Urin, Karakteristik dan Pembentukannya

IV. ALAT DAN BAHAN

A. Alat

  • Mikroskop 1 buah
  • Alat tulis 1 buah
  • Object glass 1 buah
  • Deg glass 1 buah
  • Pipet tetes 1 buah
  • Pinset 1 buah
  • Papan paraffin 1 buah

B. Bahan

  • Mencit betina 1 ekor
  • Alcohol 70% secukupnya
  • Metilen blue secukupnya
  • Aquades secukupnya
  • Cotton buds secukupnya
  • Kapas secukupnya

V. CARA KERJA

  1. Menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan
  2. Mematikan mencit dengan menarik ekornya
  3. Melentangkan tubuh mencit hingga menghadap ke atas
  4. Membasahi cotton buds dengan aquades
  5. Mengapus vagina mencit dengan cotton buds secara berulang-ulang
  6. Membersihkan object glass dengan menggunakan alcohol 70%
  7. Mengoleskan hasil apusan vagina ke object glass secara searah.
  8. Meneteskan metilen blue dengan pipet tetes pada object glass,dibiarkan beberapa saat kemudian disiram dengan aquades dan mengeringkannya.
  9. Menutup object glass dengan deg glass
  10. Mengamati hasil apusan di bawah mikroskop
  11. menggambar pada data pengamatan.

VI. DATA PENGAMATAN DAN ANALISA DATA

Daur estrus melalui fase proestrus,fase estrus,fase metestrus,dan fase diestrus.Pada praktikum kali ini,kelompok 2 mengamati fase reproduksi mencit yang sedang berada pada fase diestrus.
Secara umum siklus estrus terdiri dari beberapa fase yaitu:

  1. Fase Proestrus

GAMBARKETERANGAN:
A. Sel epitel berinti

  1. Membrane plasma
  2. Nucleus
  3. Sitoplasma

Deskripsi:

  • Merupakan periode pertumbuhan folikel dan dihasilkan banyak estrogen yang merangsang pertumbuhan sekunder pada alat kelamin tambahan,terutama pada vagina dan uterus.
  • Pada fase ini dibutuhkan waktu 12 jam
  • Di ovarium,folikel dapat tumbuh dengan cepat
  • Fase ini ditandai dengan adanya sel epitel yang normal dan masih memiliki inti
  • Tipe saluran pada preparat apusan Nampak adanya epitel yang bernukleus.
  1. Fase Estrus

GAMBARKETERANGAN:
A. Sel epitel menanduk yang besar dan tidak berinti.

  1. Membrane plasma
  2. sitoplasma

Deskripsi:

  • fase estrus awal merupakan fase estrus dengan sel menanduk.Ukuran besar,tidak berinti dan di ovarium terjadi ovulasi.
  • Di uterus dinding endometrium akan bergranuler dan membengkak mencapai lekukan maksimum untuk implantasi embrio.
  • Menjelang ovulasi,lapisan mukosa vagina menjadi lebih tebal dan lumen vagina banyak mengandung glikogen.
  • Terdiri dari permukaan estrus selama 12 jam di tandai ovulasi sel telur dan sel pengiring.
  • Estrus merupakan klimaks fase folikel.Pada masa inilah betina siap menerima jantan dan pada saat ini terjadi ovulasi pada waktu ini betina menjadi birahi ( panas )
  1. Fase metestrus

GAMBARKETERANGAN:
A. Sel epitel menanduk

  1. Membrane plasma
  2. Sitoplasma
  3. leukosit

Deskripsi:

  • merupakan fase perpanjangan dari masa diestrus yang setelah satu daur estrus tidak kunjung dimulai dengan proestrus,baru daur berikutnya.
  • Masa metestrus berlangsung 6 jam
  • Pada ovarium terbentuk corpus lutea
  • Tipe sel pada preparat apusan nampak leukosit diantara konifikasi
  • Sel epitel Nampak menanduk dan terdapat leukosit.
  1. Fase diestrus

GAMBARKETERANGAN:
A. Sel epitel normal
B. Sel epitel berinti

  1. Nucleus
  2. Leukosit
  3. Membrane plasma
  4. sitoplasma
Menarik Lainnya  Laporan Praktikum Kimia Dasar Stoikiometri 1

Deskripsi:

  • pada fase ini dijumpai sel epitel normal,sel berinti dan mempunyai leukosit.
  • Pada ovarium terdapat banyak sekali folikel muda yang baru tumbuh.
  • Epitel vagina secara histologist dari tipe squama berlapis tetapi karena estrogen ke epithelium kuboid rendah tipis yang membedakan antara fase anestrus dan estrus.
  • Permulaan anestrus berlangsung separuh waktu selama siklusnya yaitu 2-2,5 hari dan menurunkan fase tersebut lama.
  • Disini diproduksi estrogen sebagai perangsang pembentukan folikel folikel muda.
  • Di uterusnya, dinding endometriumnya mempunyai lapisan yang paling tipis.

Dari hasil pengamatan pada mencit betina,di dapatkan hasil bahwa mencit betina yang diamati sedang berada dalam fase diestrus,karena pada preparat terlihat adanya nucleus dan leukosit.

GAMBARKETERANGAN:
A. Sel epitel normal
B. Sel epitel berinti

  1. Nucleus
  2. Leukosit
  3. Membrane plasma
  4. sitoplasma

VII. KESIMPULAN

  1. Siklus estrus adalah siklus reproduksi yang ditemui pada hewan betina yang tidak hamil dan berhubungan dengan organ-organ reproduksi.
  2. Sel apusan vagina menunjukkan fase-fase estrus:
  • Fase proestrus : sel epitel normal,masih berinti
  • Fase estrus : sel epitel menanduk,besar dan tidak berinti
  • Fase metestrus : sel menanduk pada leukosit
  • Fase diestrus : sel berinti dan ada leukosit.
  1. Pada mencit betina,siklus estrus berlangsung selama 5 hari.
  2. Siklus estrus ditandai dengan timbulnya rasa birahi/estrus.
  3. Berdasarkan percobaan yang dilakukan,fase estrus ditandai dengan:
  • Sel-sel kornifikasi yang banyak
  • Tidak berinti
  1. Dari hasil pengamatan kelompok di dapatkan hasil bahwa mencit betina yang sedang diamati sedang berada pada fase diestrus

 

VIII. DAFTAR PUSTAKA

Anonim.1990.Perkembangan Hewan.Surakarta: UNS Press
Depdikbud.1980.Makhluk hidup.Jakarta: balai pustaka
Nalkondov,AV.1990.Fisiologi Pada Reproduksi Mamalia dan Unggas.Jakarta:EGC
Harlita.2005.Petunjuk Praktikum SPH3. Surakarta:UNS Press
Junqueri.1980. Histologi Dasar. Jakarta: PT EGC
Malbandov.1999. An Introduction to Embriologi. Philadelphia: secondary
Sarjono.1991, petunjuk Praktikum Perkembangan Hewan. Bandung: tarsito
Sugiyarto.1996.Perkembangan Hewan.Yogyakarta:UGM Press
Yatim ,Wildan.1990. Reproduksi dan Embriologi. Bandung: Tarsito
 

IX. LAMPIRAN

Satu lembar laporan sementara
Satu lembar jawaban pertanyaan
 

JAWABAN PERTANYAAN

  1. Hubungan silklus uterus dan siklus ovarium.
  • Siklus uterus statis

Selama fase utama,ukuran histologisnya tidak pernah statis.Perubahan yang sangat nyata terjadi di endometrium dan kelenjarnya.Selama fase folekuler dari siklus estrus,kelenjar uterus sederhana dan lurus,sedikit cabang,penampilan uterus ini menandakan untuk stimulasi estrogen.

  • Siklus ovarium

Puncak peristiwa siklus estrus adalah peristiwa pemecahan folikel dan terlepasnya ovum dari ovarium.Pada sapi 75% mengalami ovulasi 12-14 jam setelah birahi terakhir.Pada wanita akan mengalami ovulasi ± hari ke 14 dari siklus.

  1. Hormon yang mengatur siklus reproduksi pada manusia:
  • FSH berperan merangsang pematangan sel telur dan pembentukan hormone estrogen
  • Estrogen berperan untuk menghambt terbentuknya FSH dan membentuk LH
  • LH berperan merangsang untuk terjadinya ovulasi.
  1. Beda siklus menstruasi dan siklus estrus
  • Siklus menstruasi adalah siklus reproduksi yang terjadi pada hewan primate yang dewasa seksual yang ditandai dengan adanya siklus haid
  • Siklus estrus adalah merupakan siklus reproduksi yang terjadi pada hewan mamalia non primate yaitu terdiri dari fase proestrus,estrus,metestrus dan diaestrus.
  1. Mengkawinkan mencit,keberhasilan terbesar terjadi pada tahapan dari siklus estrus karena sebelum hewan jantan dan betina melakukan penyatuan,sebaiknya pada estrus awal.Pada estrus,karena terjadi peningkatan hormone estrogen sehingga aktivitas menjadi tinggi.Pada awal estrus,hewan betina akan reseftik.Selama estrus hewan betina secara fisiologis dipersiapkan untuk menerima hewan jantan dan terjadi perubahan structural terjadi di organ-organ ekseksion organ betina.Adanya sumbatan vagina nsetelah penyatuan menandakan kopulasi telah berlangsung dan hari itu sebagai hari kehamilan yang ke 0.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *