Contoh Laporan Praktikum Embriologi Hewan – Pengamatan Sel Kelamin (Mencit) Anak Tikus

Contoh Laporan Praktikum Embriologi Hewan – Pengamatan Sel Kelamin (Mencit) Anak Tikus

Posted on

Berikut Kami sajikan contoh Laporan Praktikum Embriologi Hewan yang dapat di download
 

Contoh Laporan Praktikum Embriologi Hewan – Pengamatan Sel Kelamin (Mencit) Anak Tikus
Sel Kelamin Hewan

LAPORAN RESMI

PRAKTIKUM EMBRIOLOGI HEWAN

 

I. JUDUL : Pengamatan Sel Kelamin

II. TUJUAN :

  1. Mengenal struktur morfologi spermatozoid dan sel telur mencit
  2. Mengamati perbedaan sel kelamin jantan dan betina pada mencit
  3. Mengenal struktur morfologi spermatozoid dan sel telur katak
  4. Mengamati perbedaan sel kelamin jantan dan betina pada katak
  5. Mengenal struktur morfologi spermatozoid dan sel telur burung merpati
  6. Mengamati perbedaan sel kelamin jantan dan betina pada burung merpati

III. DASAR TEORI

Gamet merupakan komponen sistem reproduksi yang penting karena dari persatuan antara sel kelamin jantan dan sel kelamin betina terbentuklah zygot yang akan berkembang menjadi individu baru. Pengenalan dan pemahaman mengenai ciri morfologi sel kelamin hewan vertebrata pada lokasi yang berbeda-beda dari sistem reproduksi merupakan dasar untuk penelitian reproduksi dan embriologi yang berkaitan dengan sel kelamin.
Sel kelamin ( gamet ) merupakan hasil dari proses gametogenesis. Gamet jantan disebut spermatozoid dan gamet betina disebut sel telur (ovum). Spermatozoa diproduksi di dalam tubulus seminiferus testis. Spermatozoa vertebrata terdiri dari bagian kepala,leher,badan tengah dan ekor yang merupakan flagel yang panjang. Sperma hewan berbeda-beda satu sama lain, berbeda dalam ukuran,bentuk dan mobilitasnya. Perbedaan utamanya adalah pada bentuk kepala, yaitu bulat pipih hingga panjang lancip.
Pada hewan yang tidak mempunyai epididimis,testis menjadi tempat perkembangan serta maturasi sperma.Jadi pada hewan tersebut sperma yang dikeluarkan dari testis merupakan sperma yang matang.Mempunyai mobilitas dan kemampuan untuk membuahi sel telur.Pada hewan yang mempunyai epididimis sperma yang ada di tubulus seminiferus atau yang dikeluarkan dari testis,belum motil.Motilitasnya baru diperoleh stelah mengalami aktivitas pematangan fisiologisnya di dalam epididimis.

(Sarjono.1991:147)

Sel telur diproduksi di dalam ovarium. Perkembangan terjadi di dalam folikel-folikel telur. Folikel telur yang matang akan mengalami ovulasi,sel telur yang dilepaskan dari ovarium akan masuk ke dalam oviduk.
Berdasarkan jumlah dan penyebaran yolknya ,tipe telur vertebrata dibedakan menjadi:

  1. Isolechital : yolk sedikit dan tersebar merata,ex:telur mamalia
  2. Telolechital : yolk banyak dan tersebar tidak merata,terutama tertimbun pada kutub vegetal ,ex:telur amphibian
  3. Megalolechital: yolk banyak dan tersebar merata,ex:telur aves

(Wildan Yatim.1990:110)

Di dalam amphibian ,yolk berbentuk granular yang lebih besar,terdapat dalam jumlah yang lebih banyak dan tersebar tidak merata,di mana sebagian besar yolk dapat ditemukan di daerah bagian bawah dari kutub animalnya, berwarna lebih gelap karena banyak mengandung pigmen dibandingkan dengan kutub vegetal. Daerah ini peralihan dari dua kutub yang disebut dengan zona marginal.

(Harlita.2000:26-27)

Sel sperma terdiri atas sperma bagian kepala yang mengandung kromosom dua sntriol,ekor,mitokondria,mengelilingi bagian atas flagellum dan menyediakan energy untuk gerakan pukulan cambuk.
Telur dihasilkan oleh ovarium,sel oogonia yang bersifat diploid membelah secara mitosis menghasilkan oogonia tambahan.Pada kebanyakan hewan aquatic dan amphibian proses tersebut terjadi 1 tahun sekali. (Kimball.1993:160)
Diantara kelahiran dan pubertas, sel-sel telur oosit primer membesar dan folikel disekitarnya tumbuh. Oosit primer mereplikasi DNA dan memasuki profase I meiosis tetapi tidak berubah lebih lanjut kecuali diaktifkan kembali oleh hormone.

(Campbell.2007:160)

Gametogenensis merupakan proses terbentuknya sel kelamin atau gamet. Proses terbentuknya sel kelamin jantan atau sperma disebut spermatogenesis. Sedangkan terbentuknya sel kelamin betina disebut oogenesis. Dalam spermatogenesis terdapat 3 tahap

  1. Tahap perbanyakan
  2. Tahap pertumbuhan
  3. Tahap pemasakan

(Sugiyarto.1996:55)

Sel-sel sebenarnya hanya merupakan inti beflagellum sperma dihasilkan didalam testis oleh sel-sel khusus yang disebut spermatogonia. Spermatogonia yang bersifat diploid ini dapat membelah dan secara mitosis dapat membentuk spermetogonia atau dapat berubah menjadi spermatoat. Meiosis dan setiap spermatosit ini kemudian akan berkembang menjadi 4 sel haploid dalam spermatid. Spermatid kemudian akan berkembang menjadi sel sperma.

(Kymball.1993:160)

Bentuk spermatozoid adalah spesies spesifik, perbedaannya terletak pada bentuk kepalanya yaitu bulat pipih sampai panjang lancip. Pada hewan yang tidak memiliki epididimid, testis menjadi tempat perkembangan sperma serta maturasi sperma. Jadi pada hewan-hewan tersebut sperma yang dikeluarkan dari testis merupakan sperma yang matang, mempunyai mobilitas dan kemampuan untuk membuahi sel telur pada hewan yang memiliki epididimis, sperma yang ada didalam tubulus seminiferus mobilitasnya baru diperoleh setelah mengalami aktivitas atau pemotongan fisiologis didalam epididimis dan vas deferens selama beberapa bulan .

(Anonim.1996:46)

Didalam amphibi, yolk terbentuk granuler yang lebih besar, terdapat dalam jumlah yang lebih banyak dan tersebar tidak merata, dimana sebagian besar yolk platelet ini ditemukan didaerah bagian bawah dan animalnya bewarna lebih gelap karena banyak mengandung pigmen disbanding dengan kutub vegetative. Daerah ini berjauhan 2 kutub disebut zona marginal

(Harlita.2000:26-27)

Sistem genitalia femina yang terdiri dari sepasang ovarium dilekatkan dengan bagian dorsal coelum oleh alat penggantung yang disebut mesovarium yang terjadi dari lipatan peritonium. Pada hewan yang telah dewasa, kadang-kadang terdapat ovo yang bewarna hitam dan putih berbentuk bintik-bintik.
Pada sebagian spesies, kepala yang mengandung nuklei haploid ditudungi oleh badan khusus, yaitu akrosom yang mengandung enzim yang membantu sperma menembus sel telur. Di belakang kepala, sel sperma mengandung sejumlah besar mitokondria. Pada beberapa spesies, dengan membentuk koma tpis, berbentuk oval, atau berbentuk hampir bulat.
 

IV. ALAT DAN BAHAN

A. ALAT

Nama AlatJumlah
  1. Mikroskop
  2. Alat Tulis
  3. Objek glass
  4. Gelas arloji
  5. Cutter
  6. Gunting
  7. Pinset
  8. Papan paraffin
  9. LUP
  10. Jarum pentul
1 buah
Secukupnya
1 buah
1 buah
1 buah
1 buah
1 buah
1 bah
1 buah
4 buah

B. BAHAN

Nama BahanJumlah
  1. Katak jantan
  2. Katak betina
  3. Merpati jantan
  4. Merpati betina
  5. Mencit jantan
  6. Mencit betina
  7. Cotton bud
  8. Kapas
  9. Eter
  10. Air garam fisiologis
1 buah
1 buah
1 buah
1 buah
1 buah
1 buah
2 buah
secukupnya
secukupnya
secukupnya

V. CARA KERJA

  1. Pengamatan spermatozoid pada katak jantan, merpati jantan dan mencit jantan
  2. Membius katak menggunakan kapas yang telah diberi eter
  3. Merentangkan katak pada papan paraffin dengan memusatkan jarum pada kedua kaki dan tangannya kemudian membelahnya pada bagian perut sampai dada dengan menggunakan gunting
  4. Mengambil testis kemudian membersihkannya dari jaringan lemak yang menempel dengan menggunakan pinset
  5. Mencuci testis dengan menggunakan garam fisiologis (NaCl 0,7%)
  6. Meletakkan testis pada gelad arloji dan menambahkan garam fisiologis secukupnya
  7. Menghaluskan testis dengan cutter dan menambahkan air garam fisiologis hingga terbentuk suspense
  8. Mengambil suspense dengan cottonbud kemudian mengeluarkannya dan mengoleskan ke objek glass secara searah
  9. Mengamati objek glass dimikroskop kemudian menggambarnya
  10. Mengulangi kegiatan yang sama (1-8) dengan mengganti merpati jantan dan mencit jantan.
  11. Pengamatan sel telur pada katak betina, merpati betina dan mencit betina
  12. Membius katak menggunakan kapas yang telah diberi eter
  13. Merentangkan katak pada papan paraffin dengan memusatkan jarum pada kedua kaki dan tangannya kemudian membelahnya pada bagian perut sampai dada dengan menggunakan gunting
  14. Mengambil ovarium kemudian membersihkannya dari jaringan lemak yang menempel dengan menggunakan pinset
  15. Mencuci ovarium dengan menggunakan garam fisiologis (NaCl 0,7%)
  16. Meletakkan ovarium pada gelad arloji dan menambahkan garam fisiologis secukupnya
  17. Menghaluskan testis dengan cutter dan menambahkan air garam fisiologis hingga terbentuk suspense
  18. Mengambil suspense dengan cottonbud kemudian mengeluarkannya dan mengoleskan ke objek glass secara searah
  19. Mengamati objek glass dimikroskop kemudian menggambarnya
  20. Mengulangi kegiatan yang sama (1-8) dengan mengganti merpati batina dan mencit betina
Menarik Lainnya  Khasiat Pasak Bumi Untuk Kesehatan Vitalitas Pria

VI. ANALISA DATA

  1. Sel sperma mencit jantan
GAMBARKETERANGAN

  1. Kepala
  2. Leher
  3. Bagian badan
  4. ekor

Deskripsi:

  • Sistem genetalia jantan

Testis berjumlah sepasang bentuknya bulat telur dan terletak didalam scrotum dibungkus dengan jaringan ikat fibrosa, tunica albuginea. Ukuran testis bergantung pada hewannya.
Jika testis tidak turun ke scrotum disebut triptos cyolisum yang menyebabkan sterilitass. Lintasan antara rongga abdomen dan rongga scrotum disebut saluran lingual.

  • Saluran reproduksi
  1. Tubulus mesonepros berkembang menjadi ductus eferen, kemudian akan menuju epididimis yang terletak disekeliling testis. Epididimis anterior lalu kearah posterior korpus dan caudis yang berbatasan dengan ductus efferent. Ductus wolf menjadi epididimis, ductus diferen dan vesicular seminalis.
  2. Sel germatik disebut juga spermatogonia (tunggal spermatogonium ). Sel-sel ini berada didasar tubulus. Selapis lamina basalis terdiri dari lapisan tipis didasar epididimis menganudng butiran halus dengan jaringan serat halus
  3. Vesikula seminalis berupa sepasang kantong yang panjang besar dan lumen sering ditemukan distal gerakan
  4. Ductus ejaculator menembus prostat, prostat berupa beberapa pasang lobi yang menyelimuti pangkal uretra
  5. Kepala pada sperma sebagai jalan penerus menuju kedalam ovum dan membawa bahan genetis.
  6. Ekor untuk pergerakan menuju tempet pembuahan dan untuk mendorong kepala menerobos selaput ovum.Ekor mengandung sentriol ( sepasang ) mitokondria dan selaput fibrosa.
  7. Akrosom melisis lender penghalang saluran kelamin betina dan selaput ovum.
  8. Ovum mencit betina
GAMBARKETERANGAN

  1. Zona pellucid
  2. Corona radiate
  3. Membrane viteline
  4. Ovum (sel telur)
  5. Yolk

Deskripsi:

  • Sistem genetelia betina

ovarium berjumlah sepasang merupakan organ yang kompak terletak di dalam rongga pelvis.

  • Saluran reproduksi
  1. Oviduct
  • menuju ke urogenital dan bermuara dikloaka. Ductus muller membentuk oviduct, uterus dan vagina.
  • Oviduct pada mamalia monotremata hanya sebelah kiri yang berasal dari duktus muller. Ductus muller membentuk oviduct, uterus dan vagina.
  • Oviduct posteriornya berdilatasi membentuk uterus yang mensekresikan bungkus telur.
  • Bagian oviduct anterior membentuk infundibulum yang terbuka kea rah rongga coelom.
  1. Pada vagina lapisan epitel menenduk, lapisan mukosa terdiri dari epitel dan lamina propria (kaya akan pembuluh darah)
  2. Sel telur memiliki 2 daerah yaitu bagian dorsal yang disebut kutub anima dan bagian ventral yang disebut kutub vegetal (mengandung yolk)
  3. Terdapat selaput primer yang dihasilkan oleh telur sendiri (membrane viteline), selaput sekunder dihasilkan oleh sel folikel bersama telur sendiri terletak disebelah luar selaput primerr disebut zona pellucid.
  4. Tipe telur temasuk homolecital, cirinya: jumlah yolk relative sedikit, tersebar merata diseluruh sitoplasma. Karena yolk sangat sedikit sehingga sangat tergantung pada induknya.
  5. Kebanyakan pigmen ditumpuk di bagian terluar ooplasma disebut cortex. Dalam kortex terdapat 5 macam folikel:
  • Folikel muda
  • Folikel primer
  • Folikel sekunder
  • Foliker tersier
  • Folikel de graff
  1. Oosit diseliputi beberapa lapis sel granulose berada dalam suatu antrum disebut cumulus coputanus. Bila terjadi ovulasi, lepas keluar ovarium dan sel granulose. Oosit disebut ovum
  2. Ovum katak betina dan sel telur katak betina
GAMBARKETERANGAN

Deskripsi:

  1. Sel-sel folikel terdiri dari lapisan epitel pipih atau kubus selapis sel, pada folikel primer dan berubah menjadi epitel banyak lapis dan sel-sel granulose berbentuk polyhedral yang mengitari oosit primer pada folikel sekunder.
  2. ovarium menghasilkan sel telur (oosit)
  3. perkembangan sel telur terjadi di folikel-folikel telur
  4. folikel telur yang mengalami ovulasi, sel telur yang dilepaskan di ovarium akan masuk ke oviduct. Sel telur dilengkapi dengan membrane sel yang melekat disebut oolema I plasmodelema.
  5. membrane tersebut untuk melindungi sitoplasma, inti yolk dan organel lain.
  6. membrane telur yang disekresi oleh sel telur itu sendiri disebut membrane telur primer missal membrane viteline yang dilindungi oolema
  7. membrane telur yang disekresi oleh kelenjar-kelenjar oviduct dan uterus disebut membrane telur tersier misalnya cangkang
  8. jumlah selnnya banyak bewarna hitam, bentuknya kecil dan bergerombol.
  9. zona pellucid dihasilkan oleh sel-sel granulose yang mengelilingi oosit
  10. kutub anima mengandung nucleus yang nantinya akan cepat membelah
  11. oosit berbentuk bulat, inti ditepi, kutub anima dengan kromosom tipis
  12. tipe telur telolesital
  13. kutub yang vegetal banyak mengandung yolk berisi keping protein yolk yang mengandung 2 substansi fosfirin dan liporitellin.

Dari hasil pengamatan, maka berikut ini bentuk sel kelamin betina jaringan ovarium katak pada berbagai tingkatan :

  • Ovarium egg
  • Body cavity eggs
  • Oviducal egg
  • Pengamatan pada sel telur katak
Keterangan:

  1. Oogonium
  2. Oocyte perkembangan
  3. Vasicula germinativa
  4. Oocyte I
  • Sel kelamin betina katak pada berbagai tingkatan
  1. Growing Oocyte
Keterangan:

  1. Point of follicular rupture
  2. Nucleus
  3. Pigmen
  4. Theca interna
  5. Follikel cell
  1. Vitellin membrane
  2. Bloods vessels
  3. Theca eksterna
  4. Vegetal pole
  1. Tunicular rapture ovarium
Keterangan :

  1. Maturation spindle
  2. Vetellin membrane
  3. Pigmen
  4. Theca interna
  5. Theca eksterna
  6. Blood vessel
  7. Line of tension
  8. Follicle cells
  9. Vitelline membrane
  10. Vegetal pole.
  1. Ovarium egg
Keterangan:

  1. Pigmen
  2. Yolk
  3. Germinal vesicle with cromos
  4. Vitelline membrane
  1. Body cavity egg ( not ready for fertilization)
Keterangan:

  1. Vitelline membrane
  2. First maturation devision
  1. Oviducal egg ( ready for fertilization)
Keterangan:

  1. Jelly
  2. First polar body

-Deskripsi

  • Sel folikel terdiri atas lapisan epitel pipih atau kubus selapis pada folikel primer dan berubah menjadi epitel banyak lapis dari sel-sel granulose berbentuk polyhedral yang mengitari oosit primer pada folikel.
  • Zona pellucid dihasilkan oleh sel-sel granulose yang berlangsung mengelilingi oosit.
  • Kutub anima mengandung nucleus yang nantinya akan cepat sekali membelah dan juga lebih banyak mengandung pigmen sehingga lebih gelap.
  • Oosit berbentuk bulat,inti di tepi atau kutub anima dengan jalinan kromatin tipis dan nukelus jelas.
  • Kutub yang vegetal banyak mengandung yolk berisi keping-keping protein.
  • Yolk mengandung dua substansi fosforisin dan tipa vitellin.
  1. Sperma katak jantan
GAMBARKETERANGAN

  1. Membrane plasma
  2. Kantong akrosom
  3. Butir-butir aktrit
  4. Flagel
  5. Kepala
  6. Badan
  7. Ekor

Deskripsi:

  • Ujung anterior kepala berdiferensiasi menjadi akrosom.
  • Keeping tengah mengandung flagellum dan disekitarnya terdapat mitokondria. Spermatozoa diproduksi didalam tubulus seminiferus testis karena tidak mempunyai epididimis, maka tempat perkembangannya sampai maturasi sperma terdapat di testis.
  • Fungsi akrosom adalah untuk menembus sel telur karena akrosom mengandung suatu enzim.
  • Spermatozoa diproduksi di dalam tubulus seminiferus testis karena tidak mempunyai epididimis sebagai tempat berkembangnya saat maturasi sperma.
  • Sperma terdiri dari 4 bagian yaitu:
  • Kepala: bulat dan panjang, sesuai dengan bentuk intinya
  • Leher: terdiri dari sentriol dengan serabut tepi kasar tersusun memanjang
  • Badan: pusat badan memiliki struktur flagellum yang khas
  • Ekor: terdapat flagel yang mengandung ATPase yang mengaktifkan sperma untuk bergerak
Menarik Lainnya  Deskripsi Tanaman Melinjo (Gnetum Gnemon)

Ekor sebagai bagian panjang dari sperma dan oleh gerakannya sehingga posisi kepala ada di depan.

  • Sperma terdapat di testis.
  • Hasil pengamatan sel sperma katak
Keterangan:

  1. Spermatocyte produce 2 (secondary spermatocyte )
  2. Daughter cell germ into a primary sperma
  3. Two daughter cell

Bentuk sel sperma pada katak pada berbagai tingkatan ,yaitu:
Keterangan:

  1. Kromatin maternal
  2. Nukleus
  3. Sitoplasma
  4. Sentrosom.
  • Mature spermatozoon

Keterangan:

  1. Kepala
  2. Leher
  3. Badan
  4. Ekor
  5. Acrosome cup
  6. Double external helix of head
  7. Internal helix of head
  8. First ring of middle piece
  9. Second ring of middle piece
  10. Third ring of middle piece
  11. Sector of ring
  12. Aksial filament
  13. Ekor utama
  14. Tail
  15. Flagellum
  16. Ujung ekor
  1. Acrosom
  2. Anterial sentriol
  3. Posterior sentriol
  4. Nucleus
  5. Aksial filament
  6. Flagellum
  7. Cytoplasma
  8. Midale place
  9. Head
  10. Tail

-Deskripsi:

  • Ujung anterior kepala berdifferensiasi menjadi akrosom
  • Fungsi akrosom adalah untuk menembus sel telur,karena di akrosom mengandung suatu enzim.Tonjolan enzim dapat masuk ke dalam telur.
  • Terbagi menjadi 4 bagian utama:
  1. Kepala

Bentuk kepala bulat panjang,yaitu sesuai dengan bentuk lain.Kutub anterior ini ditutup oleh tulang akrosom yang mengandung sejumlah enzim hidrolitik,misalnya hidrolenilase,etilsulvase,esterase tidak spesifik dan akrosom.Enzim yang digunakan untuk menghancurkan cumulus ooporus dan zona pellucid agar dapat spermatozoa masuk ke sel telur untuk proses pembuahan.

  1. Leher

Bagian leher yang relative lebih pendek dan sempit,terletak diantara kepala dan badan,terdiri dari sentriol yang terletak sentral dengan serabut tepi kanan tersusun memanjang,berlanjut dengan serabut luar pada bagian badan spermatozoa.

  1. Badan

Pusat badan mempunyai sulfur flagellum yang khas.20 mikrosteriol dan 9 macam pembuluh mikroperifel yang membentuk kompleks filament aksial. Mereka dikelilingi oleh 9 serabut luar yang memipih tersusun longitudinal yang berhubungan dengan jalinan yang mengalir membentuk angin yang menempel,menebar pada badan menandai batas antara badan dan ekor utama.

  1. Ekor

Merupakan bagian ekor spermatozoa yang paling panjang,struktur kompleks filament aksial mirip bagian badan,serabutnya variasi menurut ukuran.Struktur protein pada susunannya menjalin dengan 2 serabut luar membentuk selubung fibrosa tepi yang khas bagian ekor utama.

  • Nukleoplasma jernih dan banyak
  • Dikelilingi oleh theca folikuli dan sel folikel pipih selapis
  • Spermatozoa diproduksi oleh tubulus seminiferus testis
  1. Sel telur merpati betina
GAMBARKETERANGAN

  1. Folikel primordial
  2. Folikel primer
  3. Folikel sekunder
  4. Folikel de graff
  5. Epitel germinal
  6. Tunika albugenia
  7. Stroma
  8. Sel epitel granulose
  9. Zona pellucid
  10. Oosit
  11. Cumulus oopharus
  12. Antrum
  13. Corpus luteum

Deskripsi:

  • Aves (merpati) merupakan contoh ovipar yang mudah diperoleh dimana pembuahan merpati itu terjadi dalam tubuh betina dan dikeluarkan dari tubuh sudah terbungkus cangkang yang cukup kuat untuk melindungi embrio
  • Sitoplasma sel telur ada 2 daerah,yaitu:
  1. Kutub anima

Dimana suatu daerah ditemukan nucleus dan terjadinya pengeluaran polar body dan cell telur

  1. Kutub vegetal

Terdapat di bagian ventral biasanya mengandung yolk.

  • Sel telur diproduksi didalam ovarium, perkembangan sel telur terjadi didalam folikel-folikel telur. Folikel telur yang matang akan mengalami ovulasi. Sel telur yang dilepaskan dari ovariium akan menuju oviduct.
  • Sel telur merpati dilengkapi dengan membrane sel plasmolema. Kebanyakan sel telur dikelilingi oleh membrane telur, membrane telur yang disekresi oleh sel folikel disebut membrane sel sekunder misalnya zona pelucida yang terletak disebelah luar, membrane luar disekresi oleh kelenjar oviduct dan uterus disebut membrane tersier
  • Cadangan makanan yang dibentuk selama masa pertumbuhan sel telur yaitu yolk yang disimpan berupa pletelek
  • Yolk muncul pada oosit pada periode pertumbuhan yang merupakan bentuk cadangan makanan yang terdiri dari protein, lemak dan fosfolipid
  • Tipe telur merpati: megalecital,dimana yolk banyak sekali dan tersebar merata,sedikit nucleus dan sedikit ooplasma terdesak ke permukaan sel telur yang membentuk keeping lembaga.Telur ini berukuran besar.
  • Ovum merupakan perkembangan dari folikel yaitu primer, sekunder dan tersier kemudian folikel de graff yang dilengkapi dengan bagian-bagian ovum seperti membrane viteline, zona pelucida, ooplasma
Keterangan:

  1. Kutub anima
  2. Nucleus
  3. Membrane plasma
  4. Membrane vitellin
  5. Kutub vegetal
  1. Sel sperma merpati jantan
GAMBARKETERANGAN
A.

  1. Kepala
  2. Leher
  3. Ekor

B.

  1. Kepala
  2. Leher
  3. Badan
  4. Ekor
  5. Kantung akrosom
  6. Badan basal
  7. Selubung mitokondria
  8. Anullus
  9. Selubung fibrosa
  10. Membrane sel

Deskripsi:

  • Sel sperma terdiri atas bagian: kepala, leher, ekor. Pada bagian kepala mengandung 2 sentriol, mitokondria mengelilingi bagian flagellum dan menyediakan energy untuk gerakan
  • Sperma mempunyai bentuk yang berbeda-beda dari tahap sel kelamin sebelumnya karena sperma disiapkan untuk dapat bergerak.
  • Pada saat pembuahan, ekor lepas dari kepala, hanya kepala yang masuk ovum
  • Kepala terdiri dari inti yang dibungkus selaput inti
  • Ekor sperma dapat bergerak terddiri dari fibril aksial dan kasar lanjutan dari badan basal
  • Spermatosit merupakan hasil pembelahan mitosis dan spermatogonia yang dilapisi oleh tudung anterior
  • Leher sperma mengandung aksial filament, spiral mitokondria dan cincin sentriol.
  • Sel sperma terdiri dari kepala yang mengandung nucleus dan kepala dilapisi oleh tudung anterior ( akrosom)

VII. KESIMPULAN

  1. Struktur morfologi spermatozoa katak
  2. Kepala: bulat panjang, terdapat inti, tudung akrosom, akrosom
  3. Leher: sentriol dengan serabut tapi kasar
  4. Badan: filament aksial, mitokondria, serabut luar
  5. Ekor utama: filament aksial, selubung fibrosa
  6. Ujung ekor: filament aksial
  7. Struktur morfologi sel telur katak
  8. Pigmen
  9. Yolk
  10. Vesicular germinativa
  11. Membrane viteline
  12. Jelly
  13. Struktur morfologi spermatozoid merpati
  14. Kepala
  15. Leher
  16. Ekor
  17. Struktur morfologi sel telur merpati
  18. Kutub anime
  19. Nucleus
  20. Membrane plasma
  21. Membrane viteline
  22. Kutub vegetal
  23. Struktur morfologi spermatozoid mencit jantan:
  24. Kepala
  25. Leher
  26. Badan
  27. ekor
  28. Struktur morfologi sel telur mencit
  29. Kutub anima
  30. Nucleus
  31. Membrane plasma
  32. Membrane vitellin
  33. Zona pellucid
  34. Corona radiate
  35. Kutub vegetal
  36. Perkembangan sel kelamin
  37. Spermatozoid: sperrmatogonium spermatosit primer spermatosit sekunder spermatid spermatozoa
  38. Ovum: oogonium oosit primer oosit sekunder ootid 3 esit ovum
  39. Tipe telur katak telolecital,

tipe telur merpati megalecital
tipe telur mencit isolecital

  1. Perbedaan sel kelamin
PembedaOvumSpermatozoa
Bentuk
Yolk
Membrane
Tempat pembentukan
Bulat, berjely diluar membrane
Ada
Ada
Ovarium
Seperti kecebong dengan kepala bulat panjang, leher, ekor
Tidak ada
Tidak ada
Testis

VIII. DAFTAR PUSTAKA

Anonym.2006. Petunjuk Praktikum Embriologi Hewan. Surakarta:UNS press
Chambell.2004. Biologi. Jakarta: erlangga
Harlita. 2000.SPH3. Surakarta:UNS Press
JW.Kimball. 1993. Biologi jilid I. Jakarta: Erlangga
Kimball.Biologi.1993:Jakarta:Erlangga
Raddiopoetra.1996.Zoologi.Jakarta:Erlangga
Sarjono.1991.Petunjuk Praktikum Perkembangan Hewan.Bandung:ITB
Sugiyarto.1996. Perkembangan Hewan. Yogyakarta:UGM press
Yatim,Wildan.1990.Reproduksi dan Embriologi.Bandung:Tarsito

IX. LAMPIRAN

Satu Lembar laporan sementara
Satu Lembar jawaban pertanyaan
LEMBAR JAWABAN

  1. Katak: tubulus seminiferus

Merpati: vesica urinaria
Mencit: ductus epididimis

  1. Sperma mamalia

Manusia:

  1. Ovarium merpati

Susunan folikel:

  • Folikel primordial
  • Folikel primer
  • Folikel sekunder
  • Folikel de graff

Ovarium mencit
Susunan folikel:

  • Folikel muda
  • Folikel primer
  • Folikel sekunder
  • Folikel tersier
  • Folikel de graff

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *