Juknis Cara Penulisan Blangko Ijazah SD SMP SMA SMK 2021

Salam Edukasi, menginjak kelulusan siswa-siswi nanti maka diterbitkanlah tata cara penulisan ijazah tahun 2021 ini. Berdasarkan Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Persesjen Kemdikbud) Nomor 23 Tahun 2020 Tentang Spesifikasi Teknis, Bentuk, Dan Tata Cara Pengisian  Blangko Ijazah Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Tahun Pelajaran 2020/2021, Berikut kami sampaikan rangkuman tata cara penulisan ijazah di tahun 2020/2021 ini :

 Penulisan Tanggal Kelulusan Ijazah SD SMP SMA SMK 2021

  1. Kelulusan  SD,  SDLB,  Program  Paket  A  atau  sederajat  ditetapkan  tanggal 15 Juni 2021;
  2. Kelulusan  SMP,  SMPLB,  Program  Paket  B  atau  sederajat  ditetapkan  tanggal 4 Juni 2021;
  3. Kelulusan  SMA,  SMALB,  Program  Paket  C  atau  sederajat  ditetapkan  tanggal 3 Mei 2021; dan
  4. Kelulusan SMK atau sederajat ditetapkan tanggal 3 Juni 2021.

Ketentuan  tanggal  kelulusan  tersebut  juga berlaku untuk SILN dan SPK.

Penandatanganan Ijazah 2021

Kelulusan dituangkan melalui surat keterangan lulus dan ditandatangani oleh kepala sekolah atau pejabat lain yang ditunjuk oleh pejabat yang berwenang.  

Apabila  tidak  terdapat  Kepala Sekolah  yang  definitif  atau  karena  satu dan lain hal Kepala Sekolah tidak  dapat  menandatangani  Ijazah,  Kepala Dinas  Pendidikan  atau  pejabat  berwenang  menunjuk  atau  mengangkat  Pelaksana Tugas untuk menandatangani Ijazah. Satuan  pendidikan  dan Dinas  Pendidikan tidak  diperkenankan untuk menahan  atau  tidak  memberikan Ijazah  kepada  pemilik Ijazah  yang  sah dengan alasan apapun.

Tanggal Penerbitan Ijazah 2021

Tanggal  penerbitan  Ijazah  paling  cepat  satu  hari  setelah  tanggal pengumuman kelulusan dan paling lambat 31 Juli 2021.  

Petunjuk Umum Cara Penulisan Ijazah 2021

 Petunjuk  Umum  Pengisian  Blangko  Ijazah  SD,  SDLB,  SMP,  SMPLB, SMA, dan SMALB sebagai berikut.

  1. Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMALB diterbitkan oleh Satuan Pendidikan yang bersangkutan.
  2. Terdapat  tiga  jenis  Ijazah,  yaitu:  Ijazah  untuk  sekolah  yang menggunakan  kurikulum  2006,  Ijazah untuk  sekolah  yang menggunakan  kurikulum  2013,  dan  Ijazah  untuk  SPK  dengan kode Blangko sebagai berikut.
    1. DN-01/D-SD/K06/0000001  kurikulum 2006 SD
    2. DN-01/D-SD/K13/0000001  kurikulum 2013 SD
    3. LN/D-SD/K06/0000001  kurikulum 2006 SD SILN
    4. LN/D-SD/K13/0000001  kurikulum 2013 SD SILN
    5. D-SDLB/0000001  SDLB
    6. DN/D-SD/SPK/0000001  SD pada SPK
    7. DN-01/D-SMP/K06/0000001  kurikulum 2006 SMP
    8. DN-01/D-SMP/K13/0000001  kurikulum 2013 SMP
    9. LN/D-SMP/K06/0000001  kurikulum 2006 SMP pada SILN
    10. LN/D-SMP/K13/0000001  kurikulum 2013 SMP pada SILN
    11. D-SMPLB/0000001  SMPLB
    12. DN/D-SMP/SPK/0000001  SMP pada SPK
    13. DN-01/M-SMA/K06/0000001  kurikulum 2006 SMA
    14. DN-01/M-SMA/K13/0000501  kurikulum 2013 SMA
    15. LN/M-SMA/K06/0000001  kurikulum 2006 SMA pada SILN
    16. LN/M-SMA/K13/0000001  kurikulum 2013 SMA pada SILN
    17. M-SMALB/0000001  SMALB
    18. DN/M-SMA/SPK/0001001  SMA pada SPK
  3. Ijazah  terdiri  dari  2  muka  dicetak  bolak-balik,  dimana  identitas dan  redaksi  di  halaman  muka,  hasil  ujian/daftar  nilai  ujian  di halaman belakang.
  4. Ijazah  Satuan  Pendidikan  diisi  oleh  panitia penulisan  Ijazah  yang dibentuk dan ditetapkan oleh Kepala Sekolah.
  5. Pengisian  Ijazah  menggunakan  tulisan  tangan  dengan  tulisan huruf  yang  benar,  jelas,  rapi,  bersih,  dan  mudah  dibaca, menggunakan  tinta  warna  hitam  yang  tidak  mudah  luntur  dan tidak mudah dihapus.
  6. Jika terjadi kesalahan dalam pengisian ijazah tidak boleh dicoret, ditimpa, atau dihapus, melainkan harus diganti dengan blangko ijazah yang baru, untuk itu perlu kehati-hatian dalam penulisan.
  7. Ijazah yang mengalami kesalahan pengisian disilang dengan tinta warna hitam pada kedua sudut yang berlawanan pada halaman muka dan belakang.
  8. Ijazah  yang  salah  dikembalikan  ke  Dinas  Pendidikan untuk dimusnahkan dengan prosedur sebagai berikut:

    1)  Blangko  ijazah  yang  mengalami  kesalahan  pengisian dikembalikan  ke  Dinas Pendidikan untuk  diganti dengan blangko ijazah yang baru dan dilengkapi dengan Berita Acara Serah  Terima  blangko ijazah yang  salah  dan  penggantinya, yang ditandatangani oleh kepala sekolah dan diketahui oleh pejabat UPT/Cabang Dinas/Dinas Pendidikan.

    2)  Bagi  satuan  pendidikan  yang  berada  di  daerah  khusus karena  kondisi geografis, blangko  ijazah cadangan  dapat diberikan  secara  bersamaan  dengan  kebutuhan  blangko ijazah yang seharusnya kepada satuan pendidikan tersebut.

    Sisa blangko ijazah yang salah dan blangko ijazah yang tidak terpakai dikembalikan ke dinas pendidikan dengan disertai Berita  Acara  Serah  Terima  pengembalian  blangko  ijazah, yang ditandatangani oleh kepala sekolah dan diketahui oleh pejabat UPT/Cabang Dinas/Dinas Pendidikan.

  9. Proses  pemusnahan  blangko  ijazah  dilakukan  oleh  dinas pendidikan,  yang  disaksikan oleh  kepala dinas pendidikan dan pihak  kepolisian  dilengkapi  dengan  Berita  Acara  Pemusnahan yang ditandatangani oleh  kepala dinas pendidikan  dan  pihak kepolisian.
  10. Sisa blangko  ijazah  SMA,  SDLB,  SMPLB,  dan  SMALB  yang terdapat di  sekolah, diserahkan kembali  ke dinas pendidikan provinsi  atau  melalui  cabang  dinas  pendidikan  provinsi  sesuai dengan kewenangannya yang  ditetapkan oleh  dinas  pendidikan provinsi, dengan  disertai  berita  acara yang  ditandatangani oleh kepala sekolah  dan  diketahui  oleh  pejabat  UPT/Cabang Dinas/Dinas Pendidikan.
  11. Sisa blangko  ijazah  SD  dan  SMP  yang  terdapat  di  dinas pendidikan kabupaten/kota dapat dimusnahkan setelah 6 (enam) bulan terhitung sejak jadwal pengisian ijazah dengan mekanisme:

    1)  seluruh  sisa blangko ijazah tersebut  dimusnahkan  dengan disertai berita acara pemusnahan;

    2)  proses  pemusnahan blangko  ijazah dilakukan  oleh  dinas pendidikan kabupaten/kota, yang  disaksikan  oleh  kepala dinas pendidikan kabupaten/kota dan pihak kepolisian; dan

    3)  berita  acara  pemusnahan  blangko  ijazah  sebagaimana dimaksud angka 1) dan angka 2) di atas, ditandatangani oleh kepala dinas pendidikan kabupaten/kota dan pihak kepolisian.

  12. Sisa blangko ijazah pada SILN tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK yang terdapat  di  SILN  dimusnahkan  setelah  6  (enam)  bulan terhitung sejak jadwal pengisian ijazah dengan mekanisme:
  13. 1)  seluruh  sisa blangko ijazah tersebut  dimusnahkan  dengan disertai berita acara pemusnahan;

    2)  proses  pemusnahan blangko  ijazah dilakukan  oleh pihak atase pendidikan dan kebudayaan; dan

    3)  berita  acara  pemusnahan  blangko  ijazah  sebagaimana dimaksud angka 1) dan angka 2) di atas, ditandatangani oleh atase pendidikan dan kebudayaan.

  14. Dalam hal terdapat kesalahan penulisan dalam ijazah setelah sisa blangko ijazah dimusnahkan, maka dapat melakukan perbaikan dengan  menerbitkan  surat  keterangan  oleh  Kepala  Satuan Pendidikan yang bersangkutan.
  15. Satuan pendidikan, dinas pendidikan kabupaten/kota/ provinsi tidak  diperkenankan  untuk menahan atau  tidak  memberikan ijazah kepada pemilik ijazah yang sah dengan alasan apapun.
  16. Siswa pemilik ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMALB yang  sudah  pindah  domisili,  dapat  mengambil ijazah  ke  satuan pendidikan yang menerbitkan.

 

Dasar Aturan Penulisan Ijazah 2021 (Juknis Ijazah 2021)

Juknis atau Petunjuk Khusus Pengisian Halaman Depan dan Belakang Blangko Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMALB Tahun 2021 Tahun Pelajaran 2020/2021 berdasarkan Persesjen Kemdikbud Nomor 23 Tahun 2020 Tentang Spesifikasi Teknis, Bentuk, Dan Tata Cara Pengisian  Blangko Ijazah Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Tahun Pelajaran 2020/2021.

Download Dasar Aturan Penulisan Ijazah 2021 (Juknis Ijazah 2021)

Silahkan Klik Disini

Leave a Comment