Sistem Peredaran Darah Pada Amfibi

31 views

Sistem Peredaran Darah Pada Amfibi

Jantung katak terdiri :

– 3 ruang : 2 atrium dan 1 ventrikel

– Sinus venosus : menampung darah dari pembuluh

besar yang akan masuk ke atrium kanan.
Seluruh hewan verterata selain ikan mempunyai sistem peredaran darah ganda, yaitu darah melewati jantung dua kali dalam setiap peredaran. Darah mengalir dari peredaran utama (besar) ke jantung, kemudian ke paru-paru dan kembali lagi ke jantung sebelum dipompa ke dalam peredaran utama. Dalam sistem peredaran darah ganda, terdapat tiga jalur peredaran darah, yaitu peredaran darah utama/besar (disebut peredaran sistemik), peredaran darah kecil, (disebut peredaran pulmonari), dan peredaran porta. Perbedaan ketiga jenis jalur peredaran darah tersebut dapat dibedakan sebagai berikut.
seluruh tubuh (kecuali1) Peredaran darah sistemik : bilik kiri   serambi kanan paru-paru

Peredaran darah pulmonary : bilik kanan   serambi kiri.paru-paru
Peredaran Darah Porta : peredaran darah dari suatu organ ke organ lain sebelum mencapai jantung. Contoh : porta hepatica yang menghubungkan alat pencernaan dan hati.
Jantung amfhibi terdiri atas tiga ruang, yaitu dua serambi dan satu bilik. Hal yang sama juga tampak pada reptil, tetapi jantung reptile terdiri atas empat ruang dengan sekat di antara dua bilik belum sempurna. Serambi kanan menerima darah miskin O2 dari seluruh tubuh melalui vena sistemik, sedangkan serambi kanan menerima darah kaya O2 dari paru-paru melaui vena paru-paru. Meski hanya mempunyai satu bilik, dua aliran darah yang masuk ke dalam bilik hanya mengalami sedikit percampuran. Campuran darah yang masuk ke dalam bilik akan dipompa dan diedarkan ke seluruh tubuh, termasuk paru-paru.
Kondisi campuran darah dari serambi kanan dan kiri tidaklah jelek karena sebagian darah serambi kanan yang berasal dari kulit mengalami oksigenasi. Karena kulit amfhibi juga berperan dalam pengambilan O2 dari lingkungan. Pada saat amfhibi berada dalam air, paru-parunya menjadi kempis dan ketahana aliran darah yang menuju paru-paru meningkat. Tidak adanya sekat di dalam bilik memungkinkan darah yang telah teroksigenasi (di kulit) kembali masuk ke serambi kanan dan langsung dikirim ke seluruh tubuh. Energi untuk mengalirkan darah ke paru-parutidak lagi diperlukan

Sistem Sirkulasi jantung darah katak amfibi

Related Post