SISTEM KLASIFIKASI MAHLUK HIDUP

Posted on

SISTEM KLASIFIKASI MAHLUK HIDUP

 
Sistem klasifikasi hasil revisi ialah gabungan dari klasifikasi yang digunakan oleh ahli mikrobiologi, botani, dan zoologi. Pengelompokan utama telah disetujui secara umum. Bagaimanapun tidak selalu tidak ada persetujuan tentang penamaan kelompok tertentu atau penempatan kelompok tertentu dalam hierarki. Terdapat banyak alasan mengapa kesepakatan dari semua pihak tidak dimungkinkan pada saat ini.
Pertama, catatan fosil bervariasi dalam kelengkapan dan kualitasnya. Jadi hubungan filogenetis satu kelompok terhadap kelompok yang lain kadang terbuka untuk diinterpretasikan. Sekarang studi komparatif di tingkat molekuler meyakinkan gambaran tetapi penelitian ini tetap berjalan. Juga, perbandingan molekul tida selalu menyediakan jawaban definitif bagi pertanyaan filogeni. Perbandingan berdasarkan satu set gen dapat bertentangan dengan perbandingan berdasarkan bagian genom lain yang berbeda. Atau perbandingan dengan satu anggota kelompok dapat bertentangan dengan perbandingan berdasarkan anggota kelompok lainnya.
Kedua, bahkan sejak masa Linnaeus, sistem klasifikasi telah berdasarkan persamaan dan perbedaan morfologi antarorganisme. Walaupun beberapa interpretasi asli sekarang dipertanyaan, kita terbiasa memikirkan organisme dalam cara tertentu yang lambat untuk mengelompokkan ulang organisme.
Sedikit contoh diberikan.Secara tradisional, burung dan reptilian dikelompokkan dalam kelas terpisah (Aves dan reptilia). Namun terdapat beberapa pendapat yang mengelompokkan kadal dan ular dalam satu kelompok serta buaya, dinosaurus, dan burung dalam kelompok lainnya Banyak ahli biologi masih menggunakan sistem enam kingdo (Archae, bakteri, protista, plantae, fungi, dan animalia). Ahli biologi lain lebih memilih untu menggunakan sistem klasifikasi tiga kingdom yan lebih baru (Archae, bakteri, dan eukariota).
Ketiga, peneliti bidangmikrobiologi, mikologi, botani, zoologi, dan bidang lainnya yang menyelidiki kekayaan literatur yang diwariskan, menggunakan sistem kalsifikasi yang telah dikembangkan sepanjang waktu di masing – masing bidang penelitian. Banyak yang enggan melepaskan istilah (terminologi) yang menawarkan akses tentang masa lalu.
Contohnya hali botani dan mikrobiologi sering menggunakan “divisi” serta ahli zoologi menggunakan “filum” dalam taksa yang setara dalam hierarki klasifikasi.
 
Sumber:
Biology The Unity and Diversity of Life
Penulis: Cecie Starr, Ralph Taggart, Christine Evers, Lisa Starr
Penerbit: Salemba Teknika Jakarta 2009

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *