Sistem Peredaran Darah : Pengertian, Fungsi, dan Jenis-Jenis Darah

30 views

Sistem Peredaran Darah (Sistema Sirkulatoria)

Sistem peredaran darah merupakan :

  1. Alat pengangkut yang mengangkut zat asam dari insang atau paru-paru dan sari-sari makanan dari dinding usus ke seluruh tubuh.
  2. Mengangkut ampas-ampas ke organ ekskretori seperti zat asam arang ke paru-paru, ampas-ampas yang mengandung zat lemas (N) ke buah pinggang, dan ampas-ampas lain ke hati.
  3. Melindungi tubuh dan memusnahkan bibit –bibit penyakit dengan perantaraan butir-butir darah putih, anti toksin
  4. Melindungi tubuh dengan menutup luka-luka (darah membeku)
  5. Darah sebagai pelindung tubuh :
  6. Antitoksin (penawar toksin)
  7. Bakteriolysin : menyebabkan bakteri-bakteri menjadi mati
  8. Opsonin : membuat bakter-bakteri dapat dihancurkan oleh butir-butir darah putih
  9. Aglutinin : membuat bakteri-bakteri menggumpal

Proses pembekuan darah : prothrombin + trombokinase menjadi trombin dengan bantuan zat kapur. Thrombin + fibrinogen menjadi fibrin.

Fibrin inilah yang membekukan darah. Prothrombin dibuat di sel-sel hati dengan bantuan vitamin K. Thrombokinase terdiri dari keping-keping darah dan sel-sel yang rusak.

  1. Darah terdiri dari :

Bagian padat :

  • Eritrosit mengambil oksigen menjadi oksihemoglobin
  • Leukosit memerangi bibit-bibit penyakit
  • Thrombosit

Bagian cair :

  • Plasma darah untuk mengangkut karbondioksida, sari-sari makanan, dan ampas-ampas
  1. Alat-alat peredaran darah :
  • Jantung : memompa darah agar tetap beredar
  • Arteri : saluran darah yang membawa darah keluar dari jantung
  • Vena : saluran darah yang membawa darah ke jantung
  • Kapiler : pembuluh-pembuluh darah yang hanya mempunyai dinding satu lapis sel.

Di pembuluh darah kapiler ini terjadi pertukaran : oksigen dan sari-sari makanan diberikan kepada sel-sel tubuh kemudian karbondioksida dan ampas-ampas yang lain diberikan kepada darah. Hal ini berlangsung di seluruh tubuh.

– Di paru-paru : kapiler memberi karbondioksida dan menggambil oksigen

– Di usus : kapiler mengambil sari-sari makanan

– Di ginjal : kapiler memberi ampas-ampas yang mengandung N.

  1. Saluran darah :
  • Arteri mempunyai media yabg tebal dan kuat sedangkan vena tidak
  • Saluran-saluran lebih kecil, media dan advensikasinya semakin tipis
  • Kapiler hanya mempunyai intima
  • Pada pisces, aves, mamalia : benuk jantung berhubungan dengan alat pernafasan dan disesuaikan dengan penghidupan 1 million : darah vena dan darah arteri terpisah dengan baik. Di jantung tidak terjadi percampuran darah
  • Pada pisces pemisahan lebih mudah karena alat-alat pernafasan sudah termasuk (ingeschakeld) dalam lingkaran peredaran darah dari aorta.
  • Pasa aves dan mamalia (dewasa) alat-alat pernafasan tidak dilalui oleh aorta. Peredaran darah terpisah sehingga jalannya berbelit-belit, untuk menggumpulkannya kembali hasil-hasil peredaran darah yang terpisah. Pada amphibi dan reptilia pemisahannya belum sempurna.
  • Embrional pada semua vertebrata mempunyai enam pasang saluran insang sesuai dengan celah-celah insang.

jantung darah sistem pembuluh darah

Related Post